Senin, 27 Oktober 2014

YANG MASIH MENJADI RAHASIA

______________


Lama tak ku kunjungi sudut ini, tempat dimana aku dulu sering mengadu, tempat dimana aku dulu sering mengeluh, tempat dimana dulu aku menumpahkan kegusaranku pada semua sendi kehidupan yang membuatku geram. Disini dulu aku sering bercerita, bercengkrama dengan dinginnya malam tentang apa saja yang aku rasa, segalanya tanpa kecuali, termasuk antara ikhtiar dan beberapa rahasia yang hanya “DIA”. Namun lebih sering tentang hati, tentang “cinta”, karena ku yakin semua berawal dari sana, dari hati dan dari cinta. Namanya juga “RAHASIA”, siapapun pastinya ingin tahu, meskipun ada beberapa yang hanya Tuhan yang tahu tapi aku selalu saja ingin tahu. Ahh sudah lama sekali aku tidak melakukan apa yang dulu menjadi kebiasaanku. Rindu juga rasanya.

Ketika aku mengadu tentng hati dan cinta. Cinta yang aku kenal untuk pertama kalinya dimasa kecilku, kuyakin “cinta itu kesetiaan”. Puluhan tahun aku menyimpan, menata, melakukan yang terbaik untuk seseorang yang sudah lama sekali aku puja. Tapi apa yang kudapat tak sebanding dengan apa yang aku lakukan. Dia..... “entahlah”.!

Pernah juga aku mengatakan bahwa “cinta itu adalah saat-saat indah bersama”. Yaa, sempat ku bertahan dengan keyakinan yang satu ini, lebih kurang beberapa tahun lamanya. Tapi apa..? jarak yang memisahkan ribuan kilo akhirnya meruntuhkan keyakinanku, Hmm.... aku tak lagi percaya!

Setelah itu aku memilih untuk meyakini bahwa “cinta itu diam”. Diam-diam mengagumi, diam-diam suka, diam-diam curi pandang, diam-diam mengikuti, diam-diam menyaksikan dia yang hanya “tampak belakang”, diam-diam merasa tersakiti, diam-diam mendoakan agar dia tetap bahagia, dan diam-diam-dan diam.. Aku padam! Dan tak lagi percaya.

Ahh,, Bullshit Semuanya!! Lebih baik “bermain-main” saja dengan api, biar terbakar sekalian!. Sakitnya pasti!. Sempat juga aku berkata bahwa “cinta itu GETARAN”. Hahahahahahahaha ternyata episode ini yang paling berkesan diingatanku. Apa saja yang ada aku rasa bergetar, bergelora, seperti kata penyanyi pop cantik dan lebay dengan istilahnya CHEETTAAARR MEMAHAAANA BADAAAAI... Hingga akhirnya getaran itu tertumpuk menjadi satu, hasilnya..? GEMPA BUMI BERKEKUATAN DI ATAS 80SR DAN BERPOTENSI TSUNAMI.. yang ada apa..? BENCI!!. Ya, akhirnya ku membenci semua yang bergetar. Hahahahahahaha......

Dan belum berakhir sampai disitu, kemudia keyakinan cinta yang aku rasakan adalah “cinta itu kenyamanan”. Wah wah waaah.... Sungguh menakjubkan cara cinta bekerja. Kurang dari 18 hari aku sudah berani katakan “Ya aku suka, dan aku nyaman, kita jalani saja”. Dan, apa yang kini kurasa.? NYAMAN ITU HANYA SEKEDAR “KEDOK” UNTUK KELUAR DARI ZONA TIDAK AMAN DAN TIDAK NYAMAN. Biadap..? Maybe!

Hehehehe tapi aku memilih untuk berusaha mencintai kenyamanan..:) Sambil Ikhtiar menunggu definisi terbaru pada penghujungnya, karena kuyakin tentang satu rahasia ini pasti ada akhirnya karena telah aku awali. Dan aku menyukai kenyamanan. Semoga cinta selanjutnya tidak jauh dari kenyamanan dan pastinya dengan rasa aman.. Bissmillah..!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar